Deskripsi Iklan
SAYA ATAS NAMA ANDRI NUSANTARA SELAKU ADMIN MENGUCAPKAN TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA PADA BLOG INI

Minggu, 08 Januari 2012

Penentuan Perubahan Entalpi Dan Hukum Hess


PENENTUAN PERUBAHAN ENTALPI

Untuk menentukan perubahan entalpi pada suatu reaksi kimia biasanya digunakan alat seperti kalorimeter, termometer dan sebagainya yang mungkin lebih sensitif.

Perhitungan : DH reaksi = S DHfo produk - S DHfo reaktan





HUKUM HESS

Hukum Hess adalah sebuah hukum dalam kimia fisik untuk ekspansi Hess dalam siklus Hess. Hukum ini digunakan untuk memprediksi perubahan entalpi dari hukum kekekalan energi (dinyatakan sebagai fungsi keadaan ΔH).
 "Jumlah panas yang dibutuhkan atau dilepaskan pada suatu reaksi kimia tidak tergantung pada jalannya reaksi tetapi ditentukan oleh keadaan awal dan akhir."

 Contoh:C(s) + O2(g) ®   CO2(g) ; DH = x kJ ®   1 tahap
C(s) + 1/2 02(g) ®   CO(g) ; DH = y kJ ®   2 tahap
CO(g) + 1/2 O2(g) ®   CO2(g) ; DH = z kJ
------------------------------------------------------------ +
C(s) + O2(g) ®   CO2(g) ; DH = y + z kJ


Menurut Hukum Hess : x = y + z


Kegunaan

Hukum Hess menyatakan bahwa perubahan entalpi keseluruhan dari suatu proses hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi, dan tidak tergantung kepada rute atau langkah-langkah diantaranya. Dengan mengetahui ΔHf (perubahan entalpi pembentukan) dari reaktan dan produknya, dapat diramalkan perubahan entalpi reaksi apapun, dengan rumus
ΔH=ΔHfP-ΔH fR

Perubahan entalpi suatu reaksi juga dapat diramalkan dari perubahan entalpi pembakaran reaktan dan produk, dengan rumus
ΔH=-ΔHcP+ΔHcR



Sumber :
- http://bebas.ui.ac.id/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Kimia/0167%20Kim%201-    3c.htm
- http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_Hess

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atass Kunjungan anda di MawarKuning.com