Hidrokarbon jenuh yang paling sederhana merupakan suatu deret senyawa yang memenuhi rumus umum CnH2n+2 yang dinamakan alkana atau parafin. Suku perfama sampai dengan 10 senyawa alkana dapat anda peroleh dengan mensubstitusikan harga n dan tertulis dalam tabel berikut.
Suku pertama sampai dengan 10 senyawa alkana
| Suku ke | n | rumus molekul | nama | titik didih (°C/1 atm) | massa 1 mol dalam g |
| 1 | 1 | CH4 | metana | -161 | 16 |
| 2 | 2 | C2H6 | etana | -89 | 30 |
| 3 | 3 | C3H8 | propana | -44 | 44 |
| 4 | 4 | C4H10 | butana | -0.5 | 58 |
| 5 | 5 | C5H12 | pentana | 36 | 72 |
| 6 | 6 | C6H14 | heksana | 68 | 86 |
| 7 | 7 | C7H16 | heptana | 98 | 100 |
| 8 | 8 | C8H18 | oktana | 125 | 114 |
| 9 | 9 | C9H20 | nonana | 151 | 128 |
| 10 | 10 | C10H22 | dekana | 174 | 142 |
Penggambaran rantai struktur senyawa ini sebenarnya mudah. Bila rantai karbonnya panjang atau bercabang, maka setelah kita buat rangka atom karbonnya tinggal membubuhkan atom-atom hidrogen pada ikatan atom karbon yang masih kosong.
Contoh : molekul butana. Pertama sekali, dibuat rangkanya yang terdiri dari 4 atom karbon yang diletakkan berdampingan. Selanjutnya, atom-atom hidrogennya diletakkan pada masing-masing atom karbonnya. Bentuk butana dalam ruang sesunggunhya adalah seperti yang ditampilkan oleh Gambar 12.8.
Kalau kita membuat molekul butana dengan molymod, terlihat bahwa rantai karbonnya tidak benar-benar lurus seperti rumus trukturnya, karena atom karbon tetrahedral mencegah gambaran rantai karbon lurus. Kebanyakan yang kita tuliskan adalah rumus truktur yang lebih sederhana lagi yaitu:
CH3 - CH2 – CH2 - CH3 atau CH3CH2CH2CH3
Jadi asal terbaca rantai karbonnya, itulah yang akan kita gunakan selanjutnya asal selalu ingat bahwa sesungguhnya adalah gambaran ruang.
Ciri-ciri alkana :
- Merupakan hidrokarbon jenuh (alkana rantai lurus dan siklo/cincin alkana)
- Disebut golongan parafin : affinitas kecil (=sedikit gaya gabung)
- Sukar bereaksi
- C1 – C4 : pada Tdan P normal adalah gas
- C4 – C17 : pada T dan P normal adalah cair
- > C18 : pada T dan P normal adalah padat
- Titik didih makin tinggi : terhadap penambahan unsur C
- Jumlah atom C sama : yang bercabang mempunyai TD rendah
- Kelarutan : mudah larut dalam pelarut non polar
- BJ naik dengan penambahan jumlah unsur C
- Sumber utama gas alam dan petrolium
Pembuatan alkana :
- Hidrogenasi senyawa Alkena
- Reduksi Alkil Halida
- Reduksi metal dan asam
Penggunaan alkana :
- Metana : zat bakar, sintesis, dan carbon black (tinta, cat, semir, ban)
- Propana, Butana, Isobutana : zat bakar LPG (Liquified Petrolium Gases)
- Pentana, Heksana, Heptana : sebagai pelarut pada sintesis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih atass Kunjungan anda di MawarKuning.com